• Oaktour

Update Haji 2020: Jemaah Gelombang Pertama Tiba di Jeddah

Kompas.com - 25/07/2020, 14:06 WIB Penulis Ahmad Naufal Dzulfaroh | Editor Sari Hardiyanto

Jemaah Gelombang Pertama Tiba di Jeddah


KOMPAS.com - Pelaksaan ibadah haji 2020 tinggal menghitung hari. Para jemaah dijadwalkan akan melangsungkan wukuf di Arafah pada 9 Zulhijah atau bertepatan pada Kamis (30/7/2020).


Dikutip dari Saudi Press Agency, Jumat (24/7/2020), gelombang pertama jemaah haji yang datang dari daerah Qassim, Arab Saudi telah tiba di Jeddah.


Mereka termasuk di antara jemaah haji yang terpilih untuk menunaikan haji tahun ini.


Untuk memastikan keselamatan para jemaah, mereka dipandu petugas ke jalur khusus di bandara guna menyelesaikan prosedur perjalanan.


Mereka juga harus memenuhi persyaratan pencegahan virus yang telah ditetapkan oleh Departemen Kesehatan, sesuai dengan rencana pelaksanaan ibadah haji 2020.

Setelah menyelesaikan prosedur perjalanan, para jemaah kemudian dibawa menuju tempat tinggal mereka di Mekkah dengan menggunakan bus khusus.


Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan haji kali ini hanya diikuti oleh sekitar 1.000 jemaah karena pandemi virus corona.


Diketahui, Arab Saudi telah mengumumkan warga mukim dari 160 negara berbeda terpilih untuk melaksanakan ibadah haji tahun ini.


Dari total jemaah yang akan mengikuti haji tahun ini, 70 persen adalah warga mukim yang tinggal di sana, sementara 30 persen lainnya merupakan penduduk asli Arab Saudi.


Kementerian Dalam Negeri juga telah melarang warga untuk memasuki lokasi haji (Mina, Muzdalifah, dan Arafat) terhitung sejak Senin (20/7/2020) sampai Minggu (2/8/2020).


Sanksi bagi jemaah ilegal


Menurut Direktorat Jenderal Paspor, dikutip dari Arab News, Minggu (19/7/2020), individu dan perusahaan yang mengangkut jemaah haji tanpa izin akan menghadapi hukuman berat karena melanggar hukum.


Hukuman denda dimulai dari 2.666 dollar AS atau sekitar Rp 39,5 juta untuk setiap jemaah yang ikut secara ilegal dan penjara 15 hari untuk pelanggar pertama kalinya.


Hukuman itu akan berlipat ganda ketika warga kembali melanggarnya.


Sementara denda maksimal adalah 13.330 dollar AS atau sekitar Rp 197 juta dan enam bulan kurungan, di samping penyitaan kendaraan.


Pihak keamanan juga telah menempatkan petugas pada titik-titik tertentu untuk mencegah masuknya jemaah haji ilegal.


Komandan Keamanan Haji Mayor Jenderal Zayed al-Tuyan memperingatkan warga agar tidak percaya terhadap iklan haji palsu dan menegaskan bahwa layanan haji tahun ini hanya diberikan melalui Kementerian Haji.


"Hanya mereka yang telah diizinkan oleh Kementerian Haji yang boleh melaksanakan ibadah haji," kata al-Tuyan.


Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Update Haji 2020: Jemaah Gelombang Pertama Tiba di Jeddah", https://www.kompas.com/tren/read/2020/07/25/140600865/update-haji-2020--jemaah-gelombang-pertama-tiba-di-jeddah?page=all.

Penulis : Ahmad Naufal Dzulfaroh

Editor : Sari Hardiyanto


#haji2020 #paket_haji #informasi_haji #umroh #umrah #oaktour

Email

Whatsapp

0812 1111 2295

Call center

0812 1111 2295

arrow&v

Follow us

Payment Partner

Airlines Partner

  • Facebook
  • Instagram

© 2019 Tiketumrah.com By OAKTOUR.